Inovasi

Inovasi pemberian (konsumsi) jahe merupakan terapi alternatif nyeri ruptur perineum pada pasien pasca bersalin , dimana terapi ini untuk mengurangi nyeri pasca ruptur perineum pada pasien obstetri, sehingga dapat menjadi bahan pertimbangan dokter dan pasien dalam terapi yang akan dilakukan. Manfaat pemberian (konsumsi) jahe ini sebagai terapi alternatif atau terapi tambahan pada pasien nyeri ruptur perineum sehingga klinisi dapat memberikan penanganan dengan lebih mudah dan efektif serta mencegah trauma psikis pada wanita pasca bersalin yang disebabkan karena ruptur perineum.

Terobosan untuk menunjang perawatan secara efektif dan aman baik di Rumah Sakit maupun secara mandiri di Rumah terhadap pasien tirah baring.

Pengembangan inovasi kesehatan ALAMO ini digagas oleh Usman Nurafan, S.Kep.Ners, beliau merupakan perawat aktif di RSUD Sayang Kabupaten Cianjur.

Terkait penerapan ALAMO ini bisa dikonsultasikan atau ditanyakan terlebih dahulu kepada perawat yang bertugas di setiap ruangan perawatan terkait saran atas kondisi medis pasiennya.

Inovasi Pemberian Putih Telur

Sebagai alternatif dalam penatalaksanaan kasus infeksi gendang telinga berlubang/Otitis Media Supuratif Kronik (OMSK) tanpa penyulit , dimana terapi ini untuk mengobati gendang telinga berlubang secara alami dengan mengkonsumsi putih telur secara rutin disertai pemberian medikamentosa yang tepat. Manfaat bagi masyarakat/pasien: 1) Dengan pemberian putih telur secara rutin disertai pemberian medikamentosa yang tepat dapat memperbaiki gendang telinga yang berlubang dengan menutup secara alami tanpa tindakan operasi 2) Inovasi pemberian putih telur rebus ini sangat mudah di dapatkan pasien, dengan biaya yang sangat terjangkau, dan merupakan sumber bahan makanan berupa protein yang dikonsumsi masyarakat setiap harinya. Inovasi ini dapat diwujudkan tanpa biaya karena merupakan bagian dari bahan makanan pokok yang dikonsumsi masyarakat setiap harinya

INOVASI SOMEAH Gerakan Someah adalah langkah implementasi dari kumpulan 6 (enam) program inovasi pelayanan publik sebagai new brand image performance atau sebuah gambaran baru identitas diri kinerja pelayanan RSUD Sayang Kabupaten Cianjur. Someah merupakan akronim dan setiap huruf dijelaskan sebgai berikut: S= Senyum, Santun Adalah perilaku yang wajib menjungjung tinggi nilai-nilai etika dalam penyelenggara pelayanan publik , bersifat istimewa yang harus dimiliki seluruh pejabat mengelola , pegawai dan aryawan yang mendahulukan kepentingan orang lain daripada kepentingan pribadi. O= optimis Adalah motivasi diri untuk membuktikan kemampuan dalam memberikan pelayanan kesehatan dengan optimal. M= Menghormati Adalah menghargai hak dan kewajiban pasien, keluarga pasien, dan pegawai Rumah Sakit. E= Edukatif Adalah kegiatan yang bersifat mendidik, membina, memberikan latihan, dan pengajaran atau memberikan informasi sehingga kedua belah pihak setuju dan paham A= Andalan
Adalah kemampuan dalam memberikan pelayanan yang optimal dan sanggup menjadi rujukan terbaik di Kabupaten Cianjur dan terdepan di Jawa Barat. H= Humanis Adalah pelayanan kepada pasien yang selalu peduli, empati, dan ramah.

Program Gerakan someah adalah langkah – langkah unggul dan inovatif yang dilaksanakan untuk menghasilkan perubahan kinerja dan mewujudkan kualitas dan mutu pelayanan serta kepuasan pasien atau masyarakat, terdiri dari; a. Reservasi Online Someah (RAOS) b. Kartu SOMEAH (pelayanan cepat/ fast track) c. Pelayanan Apik Ramah Sopan (PARAS SOMEAH) d. Teknologi Untuk Telekomunikasi Rawat Inap (TUTUR SOMEAH) e. Pendidikan Edukas Riset Inovasi Langkah Unggul (PERILAKU SOMEAH) f. Hidup asri dengan Eco Green (HADE SOMEAH) Sehingga 6 (enam) program Gerakan someah dapat mendukung terwujudnya visi, misi dan tujuan RSUD Sayang .

KIPAS (Kinerja Pegawai SOMEAH)

KIPAS (Kinerja Pegawai SOMEAH) adalah aplikasi manajemen kinerja pegawai berbasis web yang dikembangkan oleh RSUD Sayang Kabupaten Cianjur sebagai inovasi digital untuk mendukung pengelolaan kinerja Pegawai yang lebih efektif, terukur, transparan, dan akuntabel.

Aplikasi ini mengintegrasikan seluruh proses manajemen kinerja mulai dari cascading, penyusunan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP), pencatatan aktivitas harian, proses monitoring dan persetujuan oleh atasan, hingga penyusunan laporan kinerja secara otomatis dalam satu sistem yang terintegrasi.

Melalui KIPAS, setiap aktivitas yang dilakukan pegawai memiliki keterkaitan langsung dengan sasaran organisasi sehingga pelaksanaan pekerjaan menjadi lebih terarah, mudah dipantau, dan dapat dievaluasi secara real-time. Selain mendukung implementasi Reformasi Birokrasi dan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), aplikasi ini juga menjadi sarana untuk menginternalisasikan budaya kerja SOMEAH sebagai nilai utama dalam memberikan pelayanan yang profesional dan berkualitas.

Fitur Utama

• Cascading Kinerja dari organisasi hingga individu.

• Penyusunan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP).

• Input Aktivitas Harian beserta output pekerjaan.

• Monitoring dan Persetujuan Atasan secara elektronik.

• Dashboard Monitoring kinerja pegawai dan unit kerja.

• Laporan Kinerja harian, bulanan, dan rekapitulasi secara otomatis.

Manfaat

• Meningkatkan produktivitas dan akuntabilitas pegawai.

• Mempermudah monitoring dan evaluasi kinerja secara real-time.

• Mengurangi proses administrasi manual (paperless).

• Mempercepat penyusunan laporan kinerja.

• Menyediakan data kinerja yang akurat sebagai dasar pengambilan keputusan.

• Mendukung peningkatan kualitas pelayanan di RSUD Sayang Kabupaten Cianjur.